Sabtu, Juni 02, 2012

Goa Plato dan Perubahan atas Comfortable Zone

Syahdan adalah sebuah goa, tempat beberapa tawanan diikat menghadap ke dinding belakang goa. Mereka sudah berada di sana seumur hidup, dan tidak bisa melihat ke mana-mana, selain melihat apa yang ada di depannya saja.
Namun, dengan begitu, mereka bisa melihat bayang-bayang orang, di dinding belakang goa. Bayang-bayang itu muncul disebabkan oleh api yang berkobar pada mulut goa, dan karena orang-orang di luar goa yang berjalan berlalu lalang.
Para tawanan bisa melihat bayang-bayangan orang itu, dan suara-suara mereka yang menggema di dalam goa.
Hatta, pada suatu hari, salah seorang tawanan dilepas dan dipaksa keluar. Ia disuruh melihat sumber dari bayangan itu semua. Namun api membuat matanya silau. Betapa ia lebih suka melihat bayangannya.
Tapi, lama-kelamaan, ia bisa melihat api, dan lalu ia mulai terbiasa, demikian juga halnya, akan orang-orang yang lalu lalang.
Kemudian, ia melangkah lebih jauh, keluar dari goa, dan melihat matahari, terang benderang menyilaukan. Sebelumnya, ia hanya melihat sedikit bayangannya semata, di sungai, padang, dan sebagainya. Ia butuh waktu untuk menatap sumber cahaya.
Beberapa lama kemudian. ia dipaksa kembali ke goa lagi, dan hal pertama yang akan dilakukannya adalah membebaskan kawan-kawannya.
Namun, ternyata kawan-kawannya marah, karena hal itu mengganggu ilusi atau bayangan mereka. Bukannya berterimakasih, mereka amat sangat marah, dan bahkan kemudian, membunuhnya.
Demikian dongengan Plato, sang filsuf Yunani, yang diceriterakannya pada Sokrates, dan kemudian ditulis dalam Politeia ("negeri"), pada buku VII ayat 514a-520a. Perumpamaan ini merupakan pemikiran dasar dan fondasi filsafat Plato.
Goa Plato adalah dongeng rekaan Plato tentang sekawanan manusia yang hidup dalam sebuah goa gelap gulita, dengan kaki dan tangan yang terikat. Sayang, sekumpulan manusia itu tiada sadar dengan keadaan mereka, dengan tangan dan kaki terikat. Mereka menganggap bahwa bayang-bayang yang mereka temukan dalam goa itulah kenyataan mereka. Juga berbagai gema dalam goa yang dianggap sebagai bunyi atau fakta yang nyata. Padahal, semuanya itu imajiner. Tak pernah benar-benar nyata.
Goa Plato menjelaskan, bahwa realitas (kenyataan) berada di dunia terang di luar goa, bukan bayang-bayang dinding goa karena ilusi kita. Fenomena alam hanyalah bayang-bayang dari bentuk atau ide (yang sekali pun kekal).
Kita bertahun-tahun yang hidup dalam pandangan dan jangkauan terbatas, sering merasa nyaman dengan apa yang selama ini dirasa. Dan bahkan untuk itu, kita merasa terganggu, dengan pandangan dan omongan yang baru, apalagi beda. Kita merasa terusik comfortable zone kita. Alih-alih mendengarkannya, bahkan untuk itu kita bersedia baku-hantam dan baku bunuh.
Dalam bukunya lebih lanjut, Allegory of the Cave, Plato menuliskan, hal yang paling ditakuti oleh manusia adalah perubahan. Kita kerap merasa nyaman dengan keadaan kita yang teratur saat ini, sehingga kita enggan beranjak untuk berubah ke arah yang lebih baik, atau mencoba banyak hal baru yang mungkin saja bermanfaat bagi kita.
Padahal, perubahan bisa terjadi karena adanya keadaan yang chaos, baik karena situasi di dalam dan di luar diri-kita. Dari hal itu, hukum alamnya ialah; pikiran yang tertutup menghambat proses kreativitas dan inovasi.
Padahal, hanya ada dua jenis perubahan: perubahan atas sunnatullah yang pelakunya hanya Allah semata (QS Alhazab; 62), dan perubahan keadaan diri manusia, alias setiap diri kita sendiri ini. Di luar itu tak ada.

1 komentar:

  1. saya PAK SLEMET posisi sekarang di malaysia
    bekerja sebagai BURU BANGUNAN gaji tidak seberapa
    setiap gajian selalu mengirimkan orang tua
    sebenarnya pengen pulang tapi gak punya uang
    sempat saya putus asah dan secara kebetulan
    saya buka FB ada seseorng berkomentar
    tentang AKI NAWE katanya perna di bantu
    melalui jalan togel saya coba2 menghubungi
    karna di malaysia ada pemasangan
    jadi saya memberanikan diri karna sudah bingun
    saya minta angka sama AKI NAWE
    angka yang di berikan 6D TOTO tembus 100%
    terima kasih banyak AKI
    kemarin saya bingun syukur sekarang sudah senang
    rencana bulan depan mau pulang untuk buka usaha
    bagi penggemar togel ingin merasakan kemenangan
    terutama yang punya masalah hutang lama belum lunas
    jangan putus asah HUBUNGI AKI NAWE 085-218-379-259
    tak ada salahnya anda coba
    karna prediksi AKI tidak perna meleset
    saya jamin AKI NAWE tidak akan mengecewakan

    \




    saya PAK SLEMET posisi sekarang di malaysia
    bekerja sebagai BURU BANGUNAN gaji tidak seberapa
    setiap gajian selalu mengirimkan orang tua
    sebenarnya pengen pulang tapi gak punya uang
    sempat saya putus asah dan secara kebetulan
    saya buka FB ada seseorng berkomentar
    tentang AKI NAWE katanya perna di bantu
    melalui jalan togel saya coba2 menghubungi
    karna di malaysia ada pemasangan
    jadi saya memberanikan diri karna sudah bingun
    saya minta angka sama AKI NAWE
    angka yang di berikan 6D TOTO tembus 100%
    terima kasih banyak AKI
    kemarin saya bingun syukur sekarang sudah senang
    rencana bulan depan mau pulang untuk buka usaha
    bagi penggemar togel ingin merasakan kemenangan
    terutama yang punya masalah hutang lama belum lunas
    jangan putus asah HUBUNGI AKI NAWE 085-218-379-259
    tak ada salahnya anda coba
    karna prediksi AKI tidak perna meleset
    saya jamin AKI NAWE tidak akan mengecewakan

    BalasHapus

KARENA JOKOWI BERSAMA PRABOWO

Presiden Republik Indonesia, adalah CeO dari sebuah ‘perusahaan’ atau ‘lembaga’ yang mengelola 270-an juta jiwa manusia. Salah urus dan sala...