
"Kenapa dengan matamu, Su?" bertanya Mbambang.
“Ceritanya 'gini, Mbang," Susilo becerita, "tadi aku antri bis di belakang wanita yang tuinggiii besar. Aku lihat rok wanita itu terjepit diantara belahan pantatnya. Aku bermaksud menolongnya, aku tarik kain roknya agar terlihat rapi. Eh, dia malah berbalik ke arahku dan meninju mata kiriku.”
“Lha mata kananmu, Su?”
“Aku pikir dia nggak suka kain roknya aku rapiin, ya udah aku slempitin lagi kain roknya itu, ke belahan pantatnya. Adakah aku salah, Mbang?"
"Oh, tidak, selama kau tak jadi presiden, Su!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar