Sabtu, Juni 27, 2009

Michael Jackson Meninggal Dunia

Kompas.com, Jumat, 26 Juni 2009 | 05:59 WIB

Mega bintang Michael Jackson dilaporkan meninggal dunia setelah dilarikan ke sebuah rumah sakit di Los Angeles, Kamis (25/6). Laporan tersebut dikeluarkan oleh Los Angeles Times dan Associated Press sementara jaringan televisi CNN belum memastikan laporan kematian bintang berusia 50 tahun itu.

Menurut sumber CNN, Jackson berada dalam kondisi kritis. Brian Oxman, pengacara keluarga Jakson, menjelaskan mendapatkan informasi dari kakak Michael Jaskcon, Randy Jackson bahwa mega bintang itu tidak sadarkan diri setelah menderita cardiac arrest atau mendadak terhentinya kerja jantung di kediaman di Los Angeles barat.
Jackson dilarikan ke UCLA Medical Center setelah petugas pemadam kebakaran Los Angeles menerima laporan itu dari jalur telpon permohonan bantuan darurat 911. Menurut Kapten Steve Ruda dari dinas pemadam kebakaran Los Angeles, permohonan bantuan itu diajukan dari sebuah kediaman di Los Angeles barat pada pukul 12:21 waktu Los Angeles atau 02.30 Jumat (26/6) WIB.
Mega bintang yang berasal dari Gary, Indiana ini dikenal dengan julukan "King of Pop." Jakson merupakan anak ke-7 dari sembilan bersaudara dari sebuah keluarga musisi yang terkenal.
Saat ini, setiap pintu masuk menuju fasilitas gawat darurat UCLA Medical Center dijaga ketat oleh personel keamanan. Bahkan tidak seluruh staf rumah sakit mendapatkan akses masuk ke ruang itu. Beberapa orang yang tampak berada di ruang tunggu sekitar fasilitas gawat darurat UCLA Medical Center tak kuasa menahan haru dan larut dalam kondisi duka dengan saling bertangis-tangisan.

Raja Pop Michael Jackson Meninggal Dunia
TEMPO Interaktif, Jakarta, Jum'at, 26 Juni 2009 | 09:39 WIB

Raja pop dunia Michael Jackson meninggal dunia hari Kamis (25/6) tengah malam, setelah dilarikan ke University California Los Angeles Medical Center. Dia terjatuh akibat serangan jantung di dalam rumahnya di Holmby Hills, Los Angeles, pada siang harinya, dan dipastikan meninggal pada malam harinya. "Dia meninggal di rumah sakit akibat serangan jantung," ujar saudaranya Randy Jackson.

Letnan Fred Corral dari kepolisian Los Angeles mengatakan sebuah otopsi untuk memastikan penyebab kematiannya akan dilakukan pada Jumat (26/6) hari ini, yang hasilnya akan segera diumumkan pada Jumat siang.

Jackson dalam kondisi kritis sejak Kamis siang, Ia kemudian dilarikan ke UCLA Medical Canter oleh dinas pemadam kebakaran Los Angeles, setelah mendapatkan panggilan darurat 911 pada pukul 12.21 waktu Los Angeles. Jackson segera masuk ke fasilitas unit gawat darurat begitu sampai di rumah sakit tersebut, namun jiwanya tak tertolong dalam beberapa jam kemudian. Ia meninggal pada usia 50 tahun.

Seluruh fasilitas umum di UCLA Medical Center, untuk sementara ditutup dan mendapatkan penjagaan ketat, begitu artis yang mendapatkan julukan sebagai 'the king of pop' ini masuk ke rumah sakit tersebut. Beberapa personel keamanan tampak disiagakan, untuk mengantisipasi serbuan kalangan media yang ingin meliput peristiwa ini. Sejumlah penggemarnya, terutama warga Amerika Serikat yang berkulit hitam, sudah tampak berada di UCLA Medical Center, dengan membawa karangan bunga dan tak kuasa menahan haru, menangis dan larut dalam kesedihan yang mendalam.

Menurut penulis buku biografi Michael Jackson, Ian Halperin, sebelumnya Jackson belum pernah dikabarkan menderita penyakit jantung. Pada bulan Desember tahun lalu, Michael Jackson memang sempat masuk rumah sakit, akibat menderita kelainan genetis tubuhnya tidak bisa memproduksi protein Alpha-1 antitrypsin, yang kemudian mempengaruhi kondisi paru-parunya, sehingga Jackson mengalami emphysema (sesak nafas). Ia sebernarnya direncanakan akan menjalani operasi cangkok paru-paru, namun karena kondisi fisiknya yang lemah, operasi itu masih tertunda sampai menjelang kematiannya. Ia dikabarkan juga menderita sejumlah penyakit pada saluran pencernaannya. Untuk itulah, proses otopsi masih diperlukan untuk memastikan penyebab kematian Jackson.
Michael Jakson tak hanya dikenal sebagai bintang penyanyi pop, tetapi juga dikenal sebagai 'icon' kebudayaan pop, yang melawan perspektif rasisme sebagian publik Amerika, dengan keputusannya menjalani operasi penggantian warna kulitnya yang aslinya berkulit hitam menjadi kulit putih, untuk menyatakan bahwa warna kulit sesungguhnya bukanlah sebuah penentu dominasi dalam kebudayaan, karena warna kulit bisa diubah. Sekaligus pernyataannya agar semua orang bisa menerima perbedaan warna kulit.
Sejumlah album legendaris Michael Jackson diantaranya adalah Off the Wall, Thriller dan Bad. "Ia akan dikenang dalam sejarah, bahwa yang menentukan keberhasilannya adalah benar-benar musik dan penampilannya yang luar biasa," ujar aktivis hak-hak sipil Amerika Serikat, Al Sharpton. WAHYUANA


Jacko Telah Tiada
Dijadwalkan Konser Juli

BRE REDANA, Jakarta, Kompas - Dunia terkejut. Pemusik yang telah menyerahkan seluruh hidupnya bagi industri pop, Michael Jackson, meninggal dunia di Los Angeles, Kamis (25/6) pukul 14.26 (Jumat pagi waktu Indonesia). Kabar meninggalnya sosok yang ditabalkan sebagai ”King of Pop” ini di Amerika segera melindas berita lain, dari berita politik sampai berita apa pun.
Di jantung New York yang berarti juga jantung dunia hiburan dunia, Times Square, para turis dan pejalan kaki melihat di layar televisi raksasa tulisan: ”Michael Jackson meninggal di usia 50”. Hampir seluruh layar televisi beralih ke berita mengenai Jackson. Kabar duka itu menyebar ke seluruh dunia, memancing komentar para pesohor dari kalangan hiburan sampai ke tokoh-tokoh pemerintahan.
Michael Jackson, yang praktis menyepi sejak tahun 2005, pingsan di rumah sewaannya di lingkungan eksklusif Los Angeles, Holmby Hills, sebelum dilarikan ke rumah sakit Los Angeles County Coroner—semacam rumah sakit jantung setempat. Juru bicara rumah sakit mengumumkan, Jackson meninggal pukul 14.26 karena serangan jantung. Dari berbagai kantor berita, otopsi akan dilakukan hari Jumat (26/6) yang berarti hari Sabtu ini waktu Indonesia.

Panggilan layar
Menambah daftar artis besar yang mati muda, perhatian dunia yang tersedot oleh meninggalnya Jackson barangkali hanya bisa dibandingkan dengan meninggalnya Elvis Presley, John Lennon, dan Putri Diana. Bagi sejumlah penggemar, meninggalnya Jackson pasti lebih mengagetkan lagi karena terjadi menjelang rencana konsernya setelah absen sekitar satu dekade. Jackson merencanakan rangkaian konser ”penghabisan”, dijadwalkan dimulai tanggal 13 Juli mendatang di London.
”Ini panggilan layar terakhir dan saya akan ketemu Anda Juli,” kata Jackson bulan Maret lalu di depan para penggemar yang hanya bisa melihat sekelebatan bintangnya itu. Ucapan tadi disambut histeria, dari teriakan sampai tangisan.
Nyatanya, layar panggung tak bakal pernah terbuka lagi. Ia telah meninggalkan penggemarnya dan siapa saja makhluk di zaman ini yang mustahil bisa menghindarkan diri dari persentuhan dengan industri pop.
Lahir 29 Agustus 1958 di Gary, Indiana, Amerika Serikat, sebagai anak ketujuh dari sembilan bersaudara, Jackson boleh dikata telah menyerahkan seluruh totalitas hidupnya bagi industri pop. Pada usia dini, 6 tahun di tahun 1964, ia telah bergabung dengan saudara-saudaranya (Jackie, Tito, Jermaine, dan Marlon) dalam kelompok yang dikenang orang sebagai The Jackson 5. Di kelompok itu sebagian orang barangkali bisa mengingat, dua bocah cilik, yaitu Jackson dan Marlon, masing-masing bermain conga dan tambourine. Pada perkembangannya, keduanya menjadi lead vocal dengan aksi yang pada masanya sangat menggemaskan.

Pucat
Michael Jackson melesat bagai meteor setelah berkarier secara solo dan bersama produser Quincy Jones pada tahun 1982 melahirkan Thriller—album terlaris sepanjang masa, dengan angka penjualan sejauh ini melampaui 41 juta. Dari perjalanan kariernya, Jackson tidak hanya melahirkan terobosan dari segi musik dengan campuran pop, R&B, rock, dan soul, tetapi juga melumerkan batas antara musik dan presentasi video. Pada Jackson, keduanya hadir serentak memukau pemirsa televisi di zamannya—atau sebutlah, pada masa itulah lahir generasi MTV.
Seluruh penampilan Jackson dikenang sebagian manusia di planet ini dengan gerak elektriknya yang seperti mengandung paradoks, ”maju ke belakang” lewat moonwalk. Sebagian orang Indonesia menyaksikan penampilan itu di Singapura beberapa tahun lalu. Pada waktu itu negeri tetangga tersebut dibanjiri orang Jakarta sampai seperti Pasar Baru—orang menyeberang jalan sesukanya dan membuat petugas di Singapura kewalahan belaka.
Perjalanan dari usia dini masuk dunia hiburan sampai kemudian ke takhta ”King of Pop”, pada akhirnya bukan tidak menuntut bayar pada Jacko—begitu dia disebut. Industri pop secara perlahan tapi pasti telah mengadopsi Jacko menjadi ”anak kandung”-nya.
Gemerlap dan manipulasi citra industri pop telah membawa ”sang raja” itu pada dunia gadungan, di mana yang nyata dan tidak nyata tak lagi bisa dibedakan. Kaburnya batas antara yang nyata dan tidak nyata berikut rekayasa industrial menyatu utuh dalam Jackson: wajahnya dipermak lewat operasi plastik, kulitnya diputihkan, dan seksualitasnya jadi kacau. Berkali-kali dia terkena dakwaan pelecehan seksual terhadap anak-anak.
Ia membangun tempat tinggal yang disebut Neverland, pulau pengembaraan tokoh fiktif yang menolak menjadi dewasa, Peter Pan. Transformasi fisik, kekacauan perkembangan kepribadian, keterasingan, sementara di pihak lain intrusi pers yang kejam terhadap kehidupan pribadi boleh jadi membawa orang-orang dalam posisi seperti ini sampai pada titik yang disebut death wish.
Beberapa artis yang akan tampil bersama Jackson bulan Juli mendatang bersaksi, kaget melihat penyanyi itu. Katanya, Jackson pucat, tubuhnya seperti kertas yang angin pun akan menerbangkannya. Raja pop itu menjelang ujung tragedi: mati dalam sepi.



Dunia Berduka bagi Jacko
Madonna Tidak Bisa Berhenti Menangis

Kompas, Sabbtu, 27 Juni 2009 | 03:44 WIB

Los Angeles, Jumat - Dari Sidney hingga Bogota, begitu juga di kota-kota di berbagai belahan dunia, para penggemar berduka bagi Michael Jackson (50). Tidak ketinggalan, selebritis dunia juga mengungkapkan kehilangan mendalam.
Begitu mendengar berita Raja Pop itu meninggal, Rina Masaoka, seorang mahasiswa di Jepang, mengatakan, ”Barangkali ini sama mengejutkannya dengan berita meninggalnya Putri Diana.”
Penggemar Jackson, atau yang juga biasa dipanggil Jacko, di Mumbai, India, Jumat (26/6), mengenang dia di lokasi konsernya di kota itu tahun 1996. ”Berapa orang yang bisa menari seperti dia? Bisa-bisa lehermu patah,” kenang Bal Thackeray (83), yang mengundang Jackson untuk menggelar konser di Mumbai.
Di Beijing, China, penggemar Jackson mengenang Raja Pop karena musiknya telah menjadi soundtrack bagi tahun-tahun pertama negara itu membuka diri kepada dunia hampir 30 tahun lalu. ”Hidupnya mungkin aneh, tetapi musiknya mengiringi saya sejak masa muda saya,” kata Wang Fang (45), pengusaha.
Dari Johannesburg, The Nelson Mandela Foundation turut berbelasungkawa atas meninggalnya Jackson. Mandela menyambut hangat Jackson saat berkunjung ke Afrika Selatan tahun 1999 untuk menerima penghargaan seumur hidup di Kora All Africa Music Awards.
Mark Lester, teman masa kecil Jackson, menuturkan, baru beberapa hari yang lalu dia bercakap-cakap dengan Jackson. ”Dia benar-benar sedang berada di puncak, bekerja keras, dan sangat bersemangat dengan pertunjukannya nanti. Sungguh-sungguh tak dapat dipercaya,” tuturnya.

Pujian dan kekaguman
Selebritis top dunia pun mengungkapkan duka mendalam dan rasa kehilangan. Lisa Marie Presley, putri mendiang Elvis Presley, yang menikahi Jackson pada pertengahan tahun 1990-an, menyatakan sangat sedih, terutama bagi anak-anak yang sangat dicintai Jackson.
Saudari Jackson, penyanyi Janet Jackson, menuturkan, dia sangat sedih dan hancur karena saudaranya mendadak meninggal. Dia langsung terbang ke California untuk bertemu keluarganya.
Penyanyi Madonna menuturkan bahwa dia tidak bisa berhenti menangis. ”Saya selalu mengagumi Michael Jackson. Dunia telah kehilangan salah satu orang terbesar, tetapi musiknya akan hidup selamanya,” tutur Madonna.
Mantan anggota The Beatles, Paul McCartney, yang pernah berkolaborasi dengan Jackson dalam lagu ”Say Say Say” dan ”The Girl is Mine” pada awal 1980-an, memuji Jackson sebagai seorang yang sangat berbakat dengan hati yang lembut. ”Saya merasa terhormat bisa bekerja bersama Michael,” ujarnya.
Penyanyi Celine Dion mengatakan, stres bisa jadi ikut berkontribusi dalam kematian Jackson. ”Saat kita melihat dia, kita merasakan kerapuhannya. Itu buruk karena, ya, dia luar biasa. Namun, tak mungkin manusia hidup seperti itu setiap hari. Apa yang saya lihat sekarang, sayangnya, adalah akibat stres,” tutur Dion kepada Europe 1.
Sederet bintang dunia, seperti penyanyi Justin Timberlake, aktris Brooke Shield, mantan gitaris Guns N’ Roses, Slash; aktris Elizabeth Taylor, dan sutradara Steven Spielberg, juga menyatakan kehilangan besar atas meninggalnya Michael Jackson.
(ap/afp/reuters/fro)

Kematian Muda Sang Raja Pop Dimata Artis-artis Hollywood

Jum'at, 26 Juni 2009 | 09:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kematian tragis Michael Jackson betul-betul mengagetkan dunia. Meninggal Kamis (25/6) malam hari di UCLA Medical Center, Los Angeles, pada usia 50 tahun, membuat semua orang terperangah, tak menyangka 'sang raja pop dunia' itu akan pergi secepat itu.

"Dari dalam lubuk hati yang dalam, saya sangat sedih kehilangan teman sejati saya Michael. Dia adalah seorang yang luar biasa, artis dan kontributor bagi seluruh dunia. Saya akan bergabung bersama keluarganya dan seluruh penggemarnya untuk merayakan kehidupannya sekaligus meratapi kepergiannya yang terlalu cepat," ujar artis dan model cantik Brooke Shields dalam statemen resminya.
Sedangkan bekas isteri Michael Jackson, Lisa Marie Presley, yang merupakan anak dari bintang pop tahun 60-an Elvis Presley, dalam pernyataan bela sungkawanya
menyatakan, "saya benar-benar kaget dan sedih atas kepergian Michael. Hatiku bersama anak-anaknya dan keluarganya."

Sahabat karib Michael, aktor Joe Pesci, mengatakan Michael tak hanya seorang entertainer hebat tetapi juga seorang ayah yang baik. "Dia seorang ayah yang baik, dia selalu menyenangkan dengan anak-anak," ujar Pesci.

Aktivis hak asasi manusia Amerika Serikat, Al Sharpton, mengaku sangat sedih tak menyangka atas kepergian Michael, karena beberapa bulan lalu ia sempat bertemu untuk mendukung dan ingin hadir dalam konser Michael di London bulan depan. "Dalam pembicaraan terakhir kami beberapa bulan lalu, saya telah mengatakan akan hadir dalam pertunjukkannya kembali di London, dan dia mengeluh tentang banyak orang yang telah meninggalkannya, tetapi saya bilang itu tidak masalah, karena penggemarmu tidak akan pernah pergi," ujar Al Sharpton.

"Untuk Michael yang pergi pada usia muda. Aku tidak mampu berkata-kata," ujar Quincy Jones, produser album Michael berlabel 'Thriller,' "dia entertainer yang sejati dan kontribusinya akan dikenang dunia sepanjang masa. Hari ini, saya sepert kehilangan saudara, dan sebagian perasaan saya hilang bersama kepergiannya."

Neil Portnow, presiden dari perusahaan rekaman The Recording Academy mengatakan, bahwa karir Jakson telah melampaui batas-batas musik dan kebudayaan dan kontribusinya akan selalu dikenang dalam hati setiap orang. "Jarang sekali dunia mendapatkan sebuah hadiah yang mempunyai bakat, magnet, dan visi seperti Michael Jackson. Dia benar-benar icon musik yang inovatif sejak dari kecil," ujar Portnow.

Pendapat lain dikemukakan oleh mantan pentinju kelas berat yang juga bekas teman Jackson, Michael Levine, "Michael mungkin telah lama menjalani masa-masa yang sulit dan sering merusak perjalanan hidupnya sendiri selama bertahun-tahun. Soal bakatnya tak usah dipertanyakan lagi, tetapi ia hidup tidak nyaman dengan berbagai norma-norma yang berlaku di dunia. Sebagai manusia normal, Ia tak mampu menghadapi tingkat stress yang tinggi dalam hidupnya," ujar Levine pada Foxnews.

"Sejak penampilan pertamanya dalam Jakson 5 sampai penampilannya dalam album Moonwalk dan Thriller, Michael adalah sebuah fenomena pop yang tidak pernah berhenti mencoba berkreativitas," ujar Gubernur California Arnold Schwarzenegger dalam ucapan bela sungkawa resminya," meskipun ada sejumlah pertanyaan dalam kehidupan pribadinya, tetapi tak diragukan lagi Michael adalah seorang entertainer besar, dan popularitasnya telah melampui perbedaan generasi dan global. Maria (mantan istri Jackson) dan saya akan bergabung dengan semua warga California merasa kaget dan sedih atas kepergian Michael, dan hati kami bersama dengan keluarga Jackson, anak-anaknya, dan penggemarnya di seluruh dunia," ujar Schwarzenegger yang juga mantan bintang film-film laga Hollywood.

WAHYUANA

Kematian Michael Jackson Seperti Kennedy

Jum'at, 26 Juni 2009 | 07:16 WIB

TEMPO Interaktif, Michael Jackson - Kabar meninggalnya Si Raja Pop Michael Jackson ternyata menyebar cepat. Sejak dia diboyong ke ruang perawatan intensif di UCLA Medical Center Kamis siang waktu Amerika Serikat, ratusan orang berdatangan memadati rumah sakit itu. Jackson di bawa ke rumah sakit setelah dia tak bernapas pukul 12.30.

Akibatnya polisi terpaksa memasang tali kuning bertuliskan "garis polisi dilarang melintas". "Bapak-bapak dan ibu-ibu, Michael Jackson telah meninggal," seorang perempuan yang naik bus di Manhattan berteriak.

Di Time Square, di New York, banyak orang menyatakan sedih saat sebuah papan iklan menayangkan kabar bahwa Jackson telah meninggal. Lalu secara beranting orang-orang di sana mengabarkan berita sedih lewat ponsel masing-masing kepada teman-temannya.

"Ini bukan lelucon. King of Pop benar-benar tiada," kata Michael Harris, 36 tahun, warga kota New York yang mendapatkan kabar itu dari SMS. "Kematiannya ini seperti saat Kennedy dibunuh. Saya akan selalu ingat bahwa saya sedang di Times Square saat Michael Jackson meninggal."


Michael Jackson: Paling Top, Paling Kontroversial
Jum'at, 26 Juni 2009 | 09:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Michael Jakson, yang meninggal di Los Angeles, Kamis (25/6), memang menjadi salah satu penyanyi dan penulis lagu paling berbakat di dunia. Tapi dia juga menjadi salah satu artis yang paling sering diberitakan karena kontroversi tindakannya.

Ia memang aneh. Ia gemar mengubah wajahnya lewat bedah plastik. Ia sangat eksentrik. Ia pernah disidang karena dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Jackson lahir sebagai anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Keluarga itu memang penuh bakat musik, jadi ayahnya membentuk grup band dengan nama Jackson Five.

Bocah ini bergabung dengan band keluarga yang cukup top di Amerika Serikat itu saat ia belum genap enam tahun. Dua tahun berikutnya--bersama kakaknya, Jermaine Jackson, ia menjadi penyanyi utama. Lewat band ini, Jackson kecil mengasah kemampuan bernyanyi dan menari.

Saat pamor Jackson Five (sempat mengubah nama menjadi The Jacksons) meredup, Michael merilis album solo pada 1979 yakni "Off the Wall". Album ini langsung melejit. Dua lagunya, "Don't Stop 'Til You Get Enough" dan "Rock with You", menduduki puncak tangga lagu Amerika Serikat.

Tapi album yang benar-benar membuatnya top adalah "Thriller" pada November 1982. Jackson menulis empat dari sembilan lagu di dalam album ini. Album ini menjadi album terlaris sepanjang masa dengan penjualan diperkirakan pada kisaran 100 juta buah.

Album itu digemari kulit putih maupun hitam. Ia berduet dengan Paul McCartney lewat "The Girl is Mine". Ia menggabungkan musik yang enak untuk ajojing dengan heavy metal lewat "Beat It" (raungan gitar Eddie Van Halen mengisi lagu itu)

Album itu benar-benar membuat Michael Jackson menjadi bintang paling top pada awal 1980-an. Ia bisa diterima penggemar musik kulit hitam maupun kulit putih. Tak heran, Presiden Ronald Reagan sampai mengundang Michael Jackson ke Gedung Putih. Ciri khas Michael Jackson--sarung tangan hanya dipakai di satu tangan dan baju ala Sargeant Pepper's Lonely Hearts Club Band--menjadi top.

Setelah album "Thriller", Jackon merilis sejumlah album lain yakni "Bad", "Dangerous", "HIStory", dan "Invicible". Album ini tidak bisa dibilang gagal untuk ukuran artis biasa, tapi dibanding dengan "Thriller", kalah jauh. Meski begitu, Jackson tetap top.

Tapi popularitas ini juga membuat keanehan Jackson tidak terkendali. Jackson membeli simpanse bernama Bubbles. Ia mengaku toilet untuk Bubbles dan dirinya sama. Ia juga mengaku menderita vitiligo yang membuat kulitnya memutih. Jackson juga diberitakan berusaha hidup awet muda dengan masuk tabung oksigen. Bintang ini kemudian membeli ranco--disebut Ranco Antah Berantah (Neverland Ranch)--seluas 1.100 hektare.

Berita tentang Jackson tidak berhenti di sini. Ia menulis biografi "Moonwalk" yang mengungkapkan saat kecilnya sering dipukuli ayahnya. Ia mengaku menjalani sejumlah operasi plastik.

Pada pertengahan 1990-an, Jackson dituduh melakukan pelecehan seksual kepada Jordan Chandler, 13 tahun. Kasus ini diselesaikan dengan damai, dengan Jackson membayar ganti rugi US$22 juta (Rp 225 miliar). Tapi kasus ini membuat Jackson terpaksa mengkonsumsi obat penenang. Belakangan ia malah ketagihan obat penenang ini.

Sesaat setelah kasus ini muncul, Jackson menikah dengan Lisa Marie Presley--anak satu-satunya penyanyi top Elvis Presley--tapi hanya bertahan dua tahun.

NURKHOIRI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar