Senin, Maret 25, 2013

Kudeta, Soal Musyawarah Ngomdo dan Ngombes

Syahdan menurut sahibul bokis, berlangsunglah musyawarah hewan, di suatu tempat yang demi keamanan saya tak boleh menyebutkan (soalnya kalau disebutkan, apalagi mau demo kok konperensi pers ngundang wartawan tivi, nanti lagi-lagi justeru dibocorkan oleh presiden sebagai kudeta, dan hasilnya kontra-produktif ‘kan? Zapatista, Bung)!
Begini rekaman dialog hasil penyadapan musyawarah hewan itu:
DOMBA : "Heran deh, kenapa nama saya sering diseret-seret jika manusia mengadu manusia,..."
KAMBING : "Itulah tidak berperikebinatangannya mereka. Nama saya juga sering dipakai.Seolah bangsa yang berkulit item itu jahat, salah, nggak baik. Mereka ‘kan mestinya bikin label sendiri, toh kami nggak pernah ngomong kambing kami yang jelek sebagai manusia hitam. Kan ada istilah lain, kelompok tidak dikenal, 'kan keren tuh! Kenapa nggak dikenal? Karena nggak bikin konperensi pers di TV, xixixixi,...!"
BABI : "Aaah, sudahlah, ngomongin manusia nggak ada habisnya. Bayangin coba, kenapa mereka memakai namaku untuk memaki-maki? Rasis!"
CORO : "Hiks,...! Mereka suka ngomong Coro Lu, padahal gua nggak pernah ngomong Coro Gua!"
TIKUS : "Eit, nha, nha, kalian juga seret-seret sesama warga negara binatang. Emang kami bisa milih nama bukan 'tikus'? Kalau bisa milih ujud kayak Adele, kalian tetep namain aku tikus? Emang aku bisa milih lahir bukan jadi tikus, Cina, dan Kristen, kayak dibilang engkong Ridwan Saidi itu? Tikus ‘kan juga makhluk ciptaan Tuhan? Kenapa kalau GM atau Jitet bikin kartun koruptor mesti ngambil karakter kami-kami coba?"
BURUNG HANTU : "Wah, nggak ngerti art for art nih,... kik-kuk!"
ULAR : "Saya juga mau protes, apa salahnya dengan lidah saya? Lidah saya emang bercabang, tapi tidak semua ular tidak jujur. Kita semua kalau 'a' ya ngomong 'a'. Jangan lihat dari bentuk fisik dong. Fisik banget ih kalian! Bar-bar! Dasar Ular Lu, eh, Manusia ding!"
ANJING : "Iya, idem! Namaku juga sering dipakai jadi makian. Kok nggak diganti 'Sutan Lu!', Poltak Lu!', 'Dasar politikus Lu!', Monyet Lu,..."
MONYET : “Heiii… the talks are not educated at all!"
ASU : “Lha, aku iki anjing Jawa je, piye jal?”
MONYET : “Luweh, Su!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar